Label

Tampilkan postingan dengan label Penghianat Bangsa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penghianat Bangsa. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 Maret 2016

Tugas BIN pada Pilgub DKI 2017

Sebetulnya tidak hanya pada Pilgub DKI 2017, tugas BIN yang netral untuk memberikan pembelajaran kepada masyarakat, bahwa calonnya adalah benar-benar Nasionalis.

Nasionalis adalah orang-orang yang hanya berpegang teguh pada Pancasila dan UUD 45, selain itu adalah Penghianat Bangsa. 

Jadi bisa saja WNI tapi Nasionalis, ketimbang Pribumi yang justru Penghianat. Atau sebaliknya.

Ayo BIN lebih proaktif memberikan pembelajaran kepada masyarakat Indonesia, mengenai siapa yang Nasionalis dan siapa yang pikirannya justru terkontaminasi asing, alias penghianat.

Sabtu, 12 Maret 2016

Penghianat Bangsa pada Pilgub DKI 2017

Dengan patokan Pancasila dan UUD '45 pastilah memudahkan kita untuk menilai calon yang kita akan pilih.

Yang juga harus diingat, Pancasila dan UUD'45 menjadikan prilaku calon yang bersangkutan, bukan lips service belaka. Karena tidak jarang para calon pemimpin yang mengumbar hal tersebut, tetapi prilakukan justru membela bangsa asing.

Kamis, 10 Maret 2016

Koruptor di DKI

Koruptor di lingkungan DKI, dengan berbagai cara dan alasan, pasti ingin tetap berusaha merebut kekuasaan tertinggi di DKI Jakarta.

Kita bisa lihat dagelan, antara lain:
  • Maling teriak maling
  • Berpenampilan Agamis tetapi tidak Moralis
  • Mensakralkan segala cara, atau seolah berlaku sakral
  • Tidak memberi contoh yang baik, tetapi menuding lawannya yang tidak benar
Dan masih banyak lagi.

Jadi intinya jangan memberi peluang pada calon yang sudah terindikasi Koruptor.